Berbagi Harapan Bangsa untuk Masa Depan Anak Indonesia hadir di awal tahun ini dengan semangat untuk membuka lebih banyak peluang bagi anak-anak yang menghadapi keterbatasan dalam mengakses pendidikan. Dengan berbagi kebaikan dan harapan, kita bisa memulai langkah-langkah nyata yang membawa perubahan, karena setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang. Memulai dengan yang baik akan membawa hasil terbaik, tidak hanya bagi anak-anak Indonesia, tetapi juga bagi masa depan bangsa.
Berdasarkan Susenas 2022, masih ada 3,9 juta anak yang putus sekolah. Ada berbagai alasan kenapa mereka terpaksa tidak melanjutkan sekolah mereka: kesulitan ekonomi, akses sekolah yang sulit dijangkau, kehamilan yang tidak direncanakan, tuntutan bekerja untuk remaja laki-laki, dan kendala akomodasi untuk anak penyandang disabilitas. Dalam kondisi seperti ini, anak-anak belum punya daya untuk mengubah keadaan yang mereka alami ini.
Seperti Rere (11th) – penyandang tuli dan bisu – sempat pupus harapan ketika tidak ada satupun sekolah dasar formal di sekitar tempat tinggalnya yang mau menerima Rere karena disabilitas yang dimilikinya. Adapun Sekolah Luar Biasa (SLB) terletak jauh dari desanya.
❤️ Donatur Terbaru
mefi Donasi Rp.100000
Donasi Sekarang
Bantu anak-anak mendapatkan pendidikan yang lebih baik